Detail Cantuman Kembali
KARAKTERISASI KOKRISTAL MELOXICAM-ASAM MALONAT YANG DI BUAT DENGAN METODE LUMPURAN (SLURRY)
ABSTRAK
KARAKTERISASI KOKRISTAL MELOXICAM-ASAM MALONAT YANG DIBUAT DENGAN METODE LUMPURAN (SLURRY)
ADE ISNAINI MU’ALIM
Meloxicam (MLX) adalah obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), termasuk dalam Biopharmaceutical Classification System (BCS) kelas II yaitu memiliki kelarutan yang rendah dan permeabilitas tinggi (Cheney, et al., 2010). Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan modifikasi fisik meloxicam untuk meningkatkan kelarutannya, salah satu cara adalah dengan pembentukan kokristal. Kokristal mengandung bahan aktif dan koformer yang berikatan melalui ikatan hidrogen (Chandel, et al., 2011). Pada penelitian ini menggunakan asam malonat (ASM) karena mengandung gugus karboksilat sehingga diharapkan dapat membentuk ikatan hidrogen. Slurry merupakan metode untuk pembentukan kokristal dengan cara pencampuran kedua bahan yaitu bahan aktif obat dan dan koformernya dilarutkan dalam pelarutnya dan dapat terbentuk karena adanya energi panas yang disebabkan oleh gesekan antara partikel dan alat penggerusnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kokristal meloxicam-asam malonat dengan perbandingan mol 1:1 menggunakan PXRD, DSC dan FTIR. Hasil karakterisasi PXRD menunjukkan adanya puncak baru pada sudut 9,4° dan 18,5°. Hasil karakterisasi DSC menunjukkan adanya puncak endotermik dengan titik lebur yang rendah pada suhu 97,64 ; 152,62 ; 176,87. Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan adanya pergeseran pita serapan O-H dari meloxicam pada bilangan gelombang 3126-2980 cm-1 menjadi 3292-2951 cm-1, pada pita serapan N-H dari meloxicam pada bilangan gelombang 3462 cm-1 menjadi 3525 cm-1.
Kata kunci: Meloxicam, asam malonat, kokristal, slurry, karakterisasi.
Mu'alim, Ade Isnaini - Personal Name
6B.S-Far MUA k 4-18
6B.S-Far MUA k 4-18
Text
Indonesia
Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya
2018
Surabaya
xiii, 73p.; tab.; 30cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







